• Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
  • Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
Update Kontak! PIN BBM 25B7240A berubah menjadi D8ED6CC1 dan No telepon serta WhatsApp menjadi +855 7863 7188.

Yamaha Ajukan Banding, Ditolak !

Kategori : Berita Tags : , , , , , 26/10/2015

«

»

Yamaha Sebut Usaha Banding terhadap Hukuman Rossi Sudah Ditolak

Kubu Yamaha mengaku sudah mendapat kabar bahwa business banding kepada sanksi Valentino Rossi di Sepang sudah di tolak. Kurang puas, Yamaha masih menghormati ketentuan itu.

Race Direction MotoGP pada awal mulanya mengganjar Rossi dgn penalti hukuman tiga poin dikarenakan dinilai jalankan pelanggaran dalam suatu pertarungan yg menciptakan rider Repsol Honda Marc Marquez crash dalam balapan Pekan (25/10/2015) tempo hari.

Periode ini Rossi telah mendapat satu poin hukuman lain, menciptakan poin penalti terhadapnya saat ini berjumlah empat. Cocok aturan MotoGP sekarang ini hal tersebut menciptakan dia mesti mengawali balapan berikutnya, seri pamungkas di Valencia, dari posisi terakhir.

Kubu Yamaha setelah itu telah ajukan banding kepada ketetapan Race Direction kepada Rossi tersebut. Namun info terakhir yg mereka mampu merupakan upaya banding itu sudah di tolak.

“Sayang sekali menyaksikan kompetisi indah kali ini, yg harusnya menghadirkan salah satu pertarungan paling menarik antara dua rider Yamaha, dipengaruhi & hampir buyar oleh rider lain,” kata Direktur Tim Yamaha MotoGP Massimo Meregalli di MCN.

“Kami selayaknya ada hri ini buat membahas performa luar basa Jorge diatas lintasan & posisi keduanya, terkecuali pun pertarungan menarik yang lain yg dihadirkan rider-rider unggul, tetapi sangat disayangkan tak begitu.”

“Kami telah ajukan banding terhadap steward FIM pada penalti dari Race Direction sebab meskipun kami menghormati ketetapan mereka, kami merasa penalti tiga poin terlampau berat. Sesudah itu kami mendengar bahwa banding itu sudah di tolak. Kami menghormati ketetapan hasilnya,” beber Meregalli.