• Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
  • Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
Update Kontak! PIN BBM 25B7240A berubah menjadi D8ED6CC1 dan No telepon serta WhatsApp menjadi +855 7863 7188.

Chelsea Kutuk Aksi Rasis Pendukungnya

Kategori : Berita Tags : 19/02/2015

«

»

Chelsea Kutuk Aksi Rasis Pendukungnya

Bandar Bola – Chelsea mengutuk keras sekelompok pendukungnya yg menyerukan chant penghinaan pada penduduk Paris. Insiden itu berjalan sekian banyak jam usai kontes antara The Blues bersama Paris-Saint Germain dalam lanjutan 16 gede Liga Champions, Rabu (18/2/2015), dini hri WIB.

Bandar Bola – Berdasarkan video yg dirilis The Guardian, Rabu (18/2/2015), tampak sekelompok suporter Chelsea bersama atribut komplit yg mencegah seseorang cowok kulit berwarna buat memasuki kereta di stasiun kereta Metro Paris. Tidak Cuma melarang, mereka pula menyerukan kalimat “kami rasis, kami rasis & gemar jalankan itu.”

Pastinya, menonton video yg meluas ke penduduk, manajemen Chelsea serta-merta bertindak segera & berjanji serentak mengusut tersangka dari perbuatan keji tersebut. Mereka serta tidak segan menghukum fans London Biru yg kedapatan lakukan tindakan itu.

“Tindakan seperti itu amat sangat memalukan & perlakuan itu tak mendapat area, baik di sepakbola ataupun penduduk. Kami dapat memberi dukungan tiap-tiap aksi pidana terhadap mereka yg terlibat,” seperti Yang dikutip Bandar Bola , Rabu (18/2/2015).

“Bukti-bukti yg melibatkan supporter Chelsea, baik yg memegang kupon musiman atau anggota dapat kami proses serasi peraturan yg ada,” urainya.

Sebelum berlangsung perbuatan rasis, suporter Chelsea pernah bentrok dgn kepolisian setempat sekian banyak waktu sebelum partai tersebut dimulai. Bahkan, polisi Paris hingga mengeluarkan gas air mata utk membubarkan mereka.