• Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
  • Blackberry Messenger PIN BBM
    D8ED6CC1
  • Yahoo Messenger YAHOO ID
    BANDAR303_OP
  • Line Messenger LINE & WECHAT
    BANDAR303
  • Whatsapp WHATSAPP & TELP.
    +855 7863 7188
Update Kontak! PIN BBM 25B7240A berubah menjadi D8ED6CC1 dan No telepon serta WhatsApp menjadi +855 7863 7188.

Benitez Salah Pasang Starting Pemain

Kategori : Berita Tags : 22/11/2015

«

»

Benitez Akui Salah Pasang Starting XI

Agen Sabung Ayam Usai kekalahan dari Barcelona, pelatih Real Madrid, Rafael Benitez, mengakui bahwa starting XI yg dipilihnya tak menjalankan gagasan bersama baik.

Madrid kalah 0-4 dari Barca kepada laga yg berjalan di Santiago Bernabeu, Pekan (22/11/2015) dinihari WIB. Padahal, Los Blancos tampil dgn kemampuan penuh. Trio BBC (Karim Benzema-Gareth Bale-Cristiano Ronaldo) main sejak awal, begitu juga James Rodriguez. Keempatnya ditopang oleh Luka Modric & Toni Kroos yang merupakan gelandang.

Bersama susunan lini depan seperti itu, Madrid seharusnya miliki bekal bagus buat membobol gawang Barca. Tetapi, siapa sangka apabila main terbuka malah jadi bumerang utk Los Blancos. Di menit-menit awal, Madrid benar-benar tampil menekan, tapi Barca bersama enteng membalasnya melalui serangan balik serta-merta. Alhasil, baru 10 menit laga berlangsung, gawang Madrid telah bobol.

Berkata soal starting XI yg dipilihnya, Benitez serta mengakui komposisinya tak sesuai. “Jika melihatnya sesudah kontes mogok, terang itu tak terjadi dgn baik,” ujarnya seperti dilansir Marca.

Kroos & Modric sejatinya bukanlah gelandang bersi teguh murni. Telah begitu, keduanya diplot Benitez utk naik tinggi hingga ke depan kotak penalti lawan. Tujuannya yaitu utk memotong sesegera bisa jadi aliran bola Barca sejak tetap di lini pertahanan mereka.

Ternyata, konsep itu tidak terjadi bersama baik. Alih-alih memotong aliran bola Barca, lini tengah Madrid malah kosong melompong. Imbasnya, gelandang sekaligus kapten Barca, Andres Iniesta, bersama leluasa mengalirkan operan. Pemain-pemain serta-merta seperti Neymar & Sergi Roberto serta ikut leluasa menggiring bola dari lini ke-2.

“Kami mau merebut bola secepat bisa jadi di sepertiga akhir arena lapang & cobalah mendominasi penguasaan bola, tetapi kami tidak berhasil menerapkannya,” kata Benitez.